Gimana Sih Islam Memandang Wiraswasta??????

Tau nggak,sobat…..Dalam sejarah tecatat sebagian besar nabi melakukan pekerjaan sebagai sumber nafkah dengan berwiraswasta.So,kebanyakan nabi adalah seorang pengusaha.Sampai ada hadist yg khusus bicara tentang hal tersebut.

“Tidak ada yg lebih baik bagi seseorang yang makan sesuatu mkanan, selain makan dari usahanya.Dan sesungguhnya Nabiyullah Daud a.s.,selalu makan dari hasil usahanya.”(HR.Bukhari)

Memang sih,tidak semua orang di wajibkan menjadi pengusaha.Yang terpenting adalah mencari nafkah halal yang di gunakan untuk kepentingan yang halal pula.Tetapi perlu diingat pula bahwa 99 dari 100 pintu rezeki datangnya kepada pedagang.

So,kalau kita hnya jadi pegawai atau staff jngan ngiri sma kita yang berdagang alias jadi pengusaha ya!

Mau tau pekerjaan para Nabi?ini dia……….

DAUD A.S.

Nabi Daud a.s. adalah perajin kurma yang gigih dalam bekerja. Saat beliau melakukan khotbah beliau dengan bangganya menyatakan dirinya sbagai seorang pengusaha dalam bidang industri daun kurma yang dengan ketekunan dan kerajinannya di permak menjadi keranjang.Dan dengan semangatnya beliau mendorong pada para pengangguran agar mau bekerja memasarkan hasil kerajinan yang beliau buat. Oow,jadi Nabi Daud yang juga seorang raja ini pengusaha keranjang,yaa……….

ZAKARIA A.S

Nabi Zakaria a.s adalah tukang kayu yang super kreatif dan memperoleh nafkah dari tangannya yang cekatan. Asyik kali ya,kalau kita masuk ke rumah nabi Zakaria. Mungkin rumah beliau penuh dengan ukiran dan mebel yang oke punya,he…he…bisa pesan,dong buat rumah kita..

IDRIS A.S

Nabi Idris a.s adalah seorang desainer! Sssh,jangan bayangkan bila beliau seperti Yves Saint Laurent atau Ermenegildo Zegna.eeehm jauuh dari sori yee…jika di bandingkan.Beliau memiliki keterampilan di dunia ‘tata busana’ (Mungkin itu bahasanya zaman sekarang ?!) alias menjadi penjahit yang selalu menyisihkan sisa hasil usahanya untuk di beri kepada fakir miskin.

ADAM A.S

Sementara nenek moyang kita ,Nabi Adam a.s adalah petani yang sangat gigih dalam berusaha.Kalau nabi yang satu ini, mau gk mau harus mandiri. Yaahh,bagaimana beliau melamar pekerjaan yah?! Melamar kepada siapa dan di zaman itu apa ada orang yang memiliki perusahaan?! Wong,beliau adalah manusia pertama yang ada di muka bumi ini. Lagipula, Allah SWT berfirman :

Dialah Dzat yang menjadikan bumi itu mudah bagimu, maka berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah sebagian rezeki-Nya.Dan hnya kepada-Nya-lah kamu (kembali setelah) di bangkitkan.(Al-Mulk: 15)

Sedangakan di dalam firman Allah yang lain:

Dan kami jadikan kepadanya Kebun-Kebun kurma dan anggur kami pancarkan padanya beberapa mata air,supaya mreka dapat makan dari buahnya,dan dari apa yang di usahakan oleh tangan mereka. Maka mengapakah mereka tidak bersyukur? (Yaasiin: 34-35)

Nah…asyikan? Ternyata para nabi kita adalah direktur yang sukses Lho. Namun, meskipun para nabi menjadi pengusaha,bekerja mandiri alias tidak “ikut” dengan orang lainl, yang berarti memiliki kebebasan financial yang tinggi, tetapi mereka hidup dengan sederhana. Kelebihan dari hasil usahanya, setelah mereka menggunakan utuk memnuhi kebutuhannya sehari-hari dan menafkahi kluarga,mereka sedekahkan kepada orang lain yang lebih memerlukan.

Beda jauhlah dengan pengusaha tanggung di Indonesia,baru mereka tender sekali saja gayanya sudah jor-joran (emang gk smuanya lho!) satu lagi yang perlu di‘catat’, para nabi tidak pernah berutang dalam mengembangkan usahanya menjadi perusahaan multinational atau konglomerat. So,gk ada tuh istilahnya kredit mancet segala.

Sejak tadi kita berbicara tentang konglomerat laki-laki. Mana dong yang wanita? Ada nih contohnya ………..Ibunda Khadijah R.A yang kaya raya dan mulia beliau adalah pengusaha wanita sukses yang memiliki pegawai yang sempurna dan pegawai sempurna itulah Nabi Muhammad Saw. Yang dengan tekun,rajin,dan jujur menjalankan usaha Khadijah R.A

Dengan Kesuksesan dan kekayaannya,Beliau tidaklah lantas menjadi serakah, beruntung dan mengembangkan usahanya dengan membabi buta atau yang penting utang .tak peduli orang lain susah. Justru beliau menyalurkan harta kekayaannya di jalan yang di Ridhoi Allah SWT. Pengusaha wanita sukses di jamannya tidak merasa kewatir jidup susah setelah menikah dengan pegawainya yang tk lain adalah Nabi Muhammad SAW pedagang yang sempurna itu.

So,apakah yang kalian pilih,pengelola industri atau pedagangnya……?! Itulah yang di harapkan! Keduanya sama-sama berusaha mandiri, proses wiraswasta pertama kali adalah barang atau jasa yang kemudian di perdagangkan. Jadi,seseorang boleh lebih aktif di salah satunya, misalnya kalu dapat memproduksi suatu benda tersebut di perdagangkan oleh orang lain. Bleh juga kamu aktif menjualkan produk karya orang lain yang bekerja sma denganmu. Idelanya, sebaiknya kita dapat melakukan segalanya dalam upaya menjadi pengusaha sukses dan berkualitas.

“Sebaik-baiknya usaha seseorang adalah usaha dengan tangannya sendiri. Dan setiap jual beli adalah baik”(HR. Ahmad,Tabrani,dan Hakim)

Berwiraswasta sangat di anjurkan oleh agama islam. Maka nggak ada salahnya kita ‘banting setir’ rame-rame jadi pengusaha (pengusaha yang baik). Bercita-cita menjadi pngusaha masa depan (InsyaAllah) masa depan nggak bakalan suram. Yang penting niatnya baik,di jalankan dengan baik dan tentu saja hasilnya akan baik

Zaman sekarang contoh pengusaha muslim sukses juga da’I yang sukses adalah Aa’Gym. Beliau seorang pengusaha yang menjalankan berbagai usaha sekaligus pendakwah yang memiliki audience berjuta-juta. Usahanyapun (konon) menghasilkan keuntungan yang bermilyaran rupiah, padahal beliau memulai usaha kecil seberti mini market ,Wartel,took buku,dan sekarang pnya penerbitan sendiri,serta beragam usaha lainya.

Nah dengan demikian Cita-cita masa kecil “berguna bagi nusa,bangsa,dan agama”mudah-mudahan dapat di capai sekaligus!

Nggk usah takut terlalu muda jadi pengusaha.Nabi Muhammad saw memulai usahanya sejak beliau sangat muda. Usia 25 tahun beliau sudah sukses. Bagaimana dengan kamu??? hehehehehe,-

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: